Langsung ke konten utama

Konjungsi

  

Pengertian Konjungsi 

Konjungsi, yang juga dinamakan kata sambung, adalah kata tugas yang menghubungkan dua satuan bahasa yang sederajat: kata dengan kata, frasa dengan frasa, atau klausa dengan klausa (Alwi, 2003:296).

Menurut (Chaer, 2008: 98) konjungsi adalah kata-kata yang menghubungkan satuan-satuan sintaksis, baik antara kata dengan kata, antara frase dengan frase, antara klausa dengan klausa, atau antara kalimat dengan kalimat.

Macam-macam Konjungsi 

1.    Konjungsi Koordinatif

    Konjungsi yang menghubungkan dua unsur atau lebih yang sama pentingnya, atau memiliki status yang sama. 

dan                  penada hubungan penambahan

serta                 penada hubungan pendampingan

atau                 penada hubungan pemilihan

tetapi                penada hubungan perlawanan

melainkan        penada hubungan perlawanan

padahal           penada hubungan pertentangan

sedangkan       penada hubungan pertentangan

 Contoh:

a.     Dia menangis dan istrinya pun tersendu-sendu.

b.    Aku yang datang kerumahmu atau kamu yang datang kerumahku?

c.     Dia terus saja berbicara, tetapi istrinya hanya terdiam saja.

d.    Dia pura-pura tidak tahu, padahal tahu banyak.

e.     Ibu sedang masak, sedangkan Ayah membaca koran.

2. Konjungsi Korelatif

    Konjungsi korelatif adalah konjungsi yang menghubungkan dua kata, frasa, atau klausa yang memiliki status sintaksis yang sama. Konjungsi korelatif terdiri dari dua bagian yang dipisahkan oleh salah satu kata, frasa, atau klausa yang dihubungkan. 

Berikut contohnya :

baik...maupun...                                               sedemikian rupa...sehingga....

tidak hanya....tetapi juga...                              apa(kah)...atau....

bukan hanya....melainkan juga....                    entah...entah..

demikian...sehingga....                                     jangankan..., ....pun...

    Perhatikan contoh-contoh di bawah ini :

        a.    Baik Pak Anwar maupun istrinya tidak suka merokok

        b.   Kita tidak hanya harus setuju, tetapi juga harus patuh

        c.    Mobil itu larinya demikian cepatnya sehingga sangat sukar untuk dipotret

        d.   Kita harus mengerjakannya sedemikian rupa sehingga hasilnya benar-benar baik

        e.    Baik Anda, istri Anda, maupun mertua Anda akan menerima cindera mata

        f.    Apa(kah) Anda setuju atau tidak, kami akan jalan terus

        g.   Entah disetujui entah tidak, dia tetap akan mengusulkan gagasannya

        h.   Jangankan orang lain, orang tuanya sendiri pun tidak dihormat

3.    Konjungsi Subordinatif

Konjungsi subordinatif adalah konjungsi yang menghubungkan dua klausa, atau lebih, dan klausa itu tidak memiliki status sintaksis yang sama. 

Berikut adalah kelompok-kelompok konjungsi subordinatif :

a).     Konjungsi  Subordinatif Waktu :

1)      sejak, semenjak, sedari

2)      sewaktu, ketika, tatkala, sementara, begitu, seraya, selagi, selama, serta, sambil, demi

3)      setelah, sesudah, sebelum, sehabis, selesai, sesuai

4)     hingga, sampai

b).      Konjungsi Subordinatif Syarat 

        jika, kalau, jikalau, asal(kan), bila, manakala

c).       Konjungsi Subordinatif Pengandaian 

        andaikan, seandainya, umpamanya, sekiranya

d).      Konjungsi Subordinatif Tujuan 

        agar, supaya, biar

e).   Konjungsi Subordinatif Konsesif 

        biarpun, meski(pun), walau(pun), sekalipun, sungguhpun, kendati(pun)

f).   Konjungsi Subordinatif Pembandingan

    seakan-akan, seolah-olah, sebagaimana, seperti, sebegai, laksana, ibarat, daripada, alih-alih

g).      Konjungsi Subordinatif Sebab 

        sebab, karena, oleh karena, oleh sebab

h).      Konjungsi Subordinatif Hasil

        sehingga, sampai(-sampai), makan(nya)

i).        Konjungsi Subordinatif Alat

        dengan, tanpa

j).        Konjugsi Subordinatif Cara

        dengan, tanpa

k).      Konjungsi Subordinatif Komplementasi

        bahwa

l).        Konjungsi Subordinatif Atributif 

        yang  

m).    Konjungsi  Subordinatif Perbandingan 

        sama... dengan, lebih....dari(pada)

4.    Konjungsi Antar Kalimat.

    Konjungsi antarkalimat menghubungkan satu kalimat dengan kalimat yang lain. 

Berikut adalah contoh konjungsi antarkalimat :

biarpun demikian/begitu

sekalipun demikian/begitu

walaupun demikian/begitu

meskipun demikian/begitu

sungguhpun demikian/begitu

kemudian, sesudah itu, setelah itu, selanjutnya

tambahan pula, lagi pula, selain itu

sebaliknya

sesungguhnya, bahwasannya

malah(an), bahkan

(akan) tetapi, namun

kecuali itu

dengan demikian

oleh karena itu, oleh sbeb itu

sebelum itu

Berikut ini adalah contoh pemakaian beberpa konjungtor diatas :

     a).       Kami tidak sependapat dengan dia. Kami tidak akan menghalanginnya

     b).      Kami tidak sependapat dengan dia. Biarpun begitu, kami tidak akan menghalanginnya


     a).       Mereka berbelanja ke Glodok. Mereka pergi ke sudarannya di Ancol

     b).      Mereka berbelanja ke Glodok. Sesudah itu, mereka pergi ke sudarannya di Ancol

 

     a).       Pak darta tekena penyakit kencing manis. Dia juga mengidap tekanan darah tinggi

     b).     Pak darta tekena penyakit kencing manis. Selain itu, dia juga mengidap tekanan darah tinggi

 


 


Komentar